{"id":1753,"date":"2026-08-25T09:02:47","date_gmt":"2026-08-25T02:02:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1753"},"modified":"2026-08-25T09:02:47","modified_gmt":"2026-08-25T02:02:47","slug":"dari-beasiswa-penuh-hingga-summa-cum-laude-sherine-kiatandi-temukan-arti-proses-di-binus-university","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1753","title":{"rendered":"Dari Beasiswa Penuh hingga Summa Cum Laude, Sherine Kiatandi Temukan Arti Proses di BINUS UNIVERSITY"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta<\/b>\u00a0&#8211; Wisuda 75 BINUS University<br \/>\nmenjadi momen bersejarah bagi 4.758 wisudawan dan wisudawati yang resmi<br \/>\ndilantik pada 8\u20139 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center<br \/>\n(JICC), Senayan, Jakarta. Di antara ribuan lulusan tersebut, terselip kisah perjalanan<br \/>\npenuh proses dari Sherine Kiatandi, lulusan Visual Communication Design \u2013 New<br \/>\nMedia, BINUS @Alam Sutera, yang berhasil meraih predikat Summa Cum Laude.<\/p>\n<p>Bagi Sherine, pencapaian tersebut merupakan<br \/>\nhasil dari perjalanan empat tahun yang penuh proses. Selama berkuliah, ia<br \/>\nmendapatkan ruang untuk bereksplorasi, melakukan kesalahan, dan belajar dari<br \/>\npengalaman. Dukungan dari dosen dan teman-teman juga membantunya berkembang dan<br \/>\nbelajar bertanggung jawab terhadap berbagai target yang dijalani.<\/p>\n<p>Perjalanan Sherine di BINUS University berawal<br \/>\ndari kesempatan mendapatkan beasiswa penuh. Kondisi ekonomi keluarga sebelumnya<br \/>\nsempat membuatnya ragu untuk melanjutkan pendidikan tinggi karena ia merasa<br \/>\nperlu bekerja dan membantu keluarga. Karena itu, kesempatan berkuliah di BINUS<br \/>\nUniversity menjadi hal yang sangat berarti baginya.<\/p>\n<p>Selain bersyukur atas kesempatan tersebut,<br \/>\nSherine juga menyampaikan bahwa dukungan orang tua, dosen, teman-teman, dan<br \/>\npasangan turut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.<br \/>\nKesempatan tersebut kemudian ia manfaatkan untuk terus berkembang. Sejak<br \/>\nsemester dua, Sherine sudah sempat bekerja full-time sebagai graphic designer<br \/>\nsambil menjalankan freelance, menerima commission di bidang gambar dan desain,<br \/>\nserta mengikuti berbagai bazaar.<\/p>\n<p>Selama dua tahun terakhir, ia juga membangun<br \/>\nRuang Gambar, bisnis yang mengajak teman-temannya untuk mengajar anak-anak<br \/>\nmenggambar sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan. Saat ini, Sherine lebih<br \/>\nbanyak berperan di balik layar dalam mengembangkan bisnis tersebut karena juga<br \/>\nterlibat dalam project di Apple Academy.<\/p>\n<p>Selain aktif mengembangkan pengalaman<br \/>\nprofesional, Sherine juga berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Salah satunya<br \/>\nadalah Juara 1 kompetisi desain packaging yang diselenggarakan oleh Teh Sosro.<br \/>\nIa juga pernah memenangkan kompetisi desain logo untuk Komisi Kepemudaan KAJ.<\/p>\n<p>Berbagai pengalaman selama kuliah turut<br \/>\nmembentuk Sherine menjadi pribadi yang lebih adaptif. Ia yang sebelumnya<br \/>\nterbiasa melakukan berbagai hal sendiri belajar untuk berkomunikasi, bekerja<br \/>\nsama, dan memimpin melalui berbagai tugas kelompok dengan karakter orang yang<br \/>\nberbeda.<\/p>\n<p>Kini, setelah resmi dilantik sebagai salah satu<br \/>\nlulusan Summa Cum Laude dari School of Design dalam Wisuda 75 BINUS University,<br \/>\nSherine siap membawa pengalaman selama empat tahun tersebut ke tahap berikutnya<br \/>\ndan terus berkarya.\u00a0<\/p>\n<p>Bagi mahasiswa yang masih menjalani<br \/>\nperkuliahan, Sherine berpesan untuk tidak melihat kesulitan sebagai sebuah<br \/>\nkemunduran. Ia mengibaratkannya seperti anak panah yang harus ditarik terlebih<br \/>\ndahulu sebelum dapat melesat lebih jauh.<\/p>\n<p>\u201cJangan pernah menganggap titik terendah<br \/>\nsebagai sebuah kemunduran. Ibaratnya, anak panah tidak akan melesat ke depan<br \/>\nkalau hanya didorong, tetapi akan melesat lebih jauh ketika ditarik. Jadi,<br \/>\njangan anggap semua kesulitan yang dialami sebagai proses kemunduran, tetapi<br \/>\nanggap itu sebagai tarikan yang ketika dilepaskan akan membuat kita melesat<br \/>\nlebih jauh,\u201d ungkap Sherine.<\/p>\n<p>Pesan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan<br \/>\nSherine selama berkuliah di Visual Communication Design &#8211; New Media. Dari<br \/>\nkesempatan mendapatkan beasiswa, berbagai pengalaman profesional, hingga meraih<br \/>\npredikat Summa Cum Laude, setiap proses menjadi bagian yang membentuk<br \/>\nlangkahnya untuk terus berkembang dan memberikan dampak melalui karya.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di VRITIMES<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta\u00a0&#8211; Wisuda 75 BINUS University menjadi momen bersejarah bagi 4.758 wisudawan dan wisudawati yang resmi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1754,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/0f1113f4-3b51-46a3-8b61-477ebe3afb56\/public","fifu_image_alt":"Dari Beasiswa Penuh hingga Summa Cum Laude, Sherine Kiatandi Temukan Arti Proses di BINUS UNIVERSITY","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1753"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1753\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}