{"id":1303,"date":"2026-08-15T16:01:50","date_gmt":"2026-08-15T09:01:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1303"},"modified":"2026-08-15T16:01:50","modified_gmt":"2026-08-15T09:01:50","slug":"dari-udara-ke-lapangan-polda-ntt-gerak-cepat-tangani-gempa-flores-evakuasi-buka-akses-hingga-pastikan-bantuan-tiba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1303","title":{"rendered":"Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba"},"content":{"rendered":"<p><b>Kupang, 15 Agustus<br \/>\n2026 <\/b>\u2013 Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores,<br \/>\nNusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15\/8\/2026) pagi, langsung direspons<br \/>\nPemerintah Provinsi NTT bersama Polda NTT dan Forkopimda. Penanganan difokuskan<br \/>\npada penyelamatan korban, pendataan, pemetaan kerusakan, serta memastikan akses<br \/>\nmenuju wilayah terdampak tetap terbuka.<\/p>\n<p><b>Gubernur NTT,<br \/>\nMelkianus Laka Lena, <\/b>mengatakan pemerintah langsung<br \/>\nmeminta seluruh daerah terdampak mengecek kondisi masyarakat dan melaporkan<br \/>\nperkembangan secara terverifikasi. \u201cYang pertama kami lakukan adalah memastikan<br \/>\nkondisi masyarakat. Kami harus tahu korban jiwa,<br \/>\nkorban luka, kerusakan bangunan, dan akses yang terdampak. Karena itu, saya bersama<br \/>\nPak Kapolda dan Forkopimda akan langsung menuju Flores untuk melihat kondisi di<br \/>\nlapangan dan memastikan bantuan segera diberikan. Kita urus dulu korban dan<br \/>\nmasyarakat kita.\u201d<\/p>\n<p>Untuk<br \/>\nmemastikan penanganan tidak hanya berdasarkan laporan, <b>Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyiapkan<br \/>\npesawat khusus <\/b>bagi Gubernur dan unsur Forkopimda menuju Flores. Langkah<br \/>\nini dilakukan untuk mempercepat peninjauan sejumlah wilayah terdampak sekaligus<br \/>\nmemverifikasi laporan korban dan kerusakan yang terus berkembang.<\/p>\n<p><b>Kapolda NTT, Irjen<br \/>\nPol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, <\/b>menegaskan jajaran<br \/>\nkepolisian akan hadir langsung membantu proses penanganan. \u201cKeselamatan<br \/>\nmasyarakat adalah yang utama. Personel kami bergerak untuk membantu evakuasi,<br \/>\nmengamankan lokasi, mendukung pencarian korban, membuka akses, dan memastikan<br \/>\nmasyarakat mendapatkan pertolongan. Kami akan terus berkoordinasi dengan<br \/>\nseluruh unsur agar penanganan di lapangan berjalan cepat.\u201d<\/p>\n<p>Untuk mempercepat penanganan, Polda NTT membentuk <i>Command<br \/>\nCrisis Center<\/i> di Polres dan Polsek sebagai pusat koordinasi di lapangan.<br \/>\nPolda NTT mengerahkan personel untuk mencari dan menyelamatkan korban, membantu<br \/>\nwarga, membuka akses bantuan, menjaga pengungsian, serta mencegah penjarahan.<br \/>\nPerkembangan situasi juga terus diperbarui dan disampaikan melalui informasi<br \/>\nresmi agar masyarakat mendapat informasi yang jelas dan Flores tetap aman.<\/p>\n<p>Dalam proses penanganan tersebut, pemerintah mencatat<br \/>\nsementara lima korban meninggal dunia, terdiri dari dua orang di Sikka dan tiga<br \/>\norang di Manggarai. Data tersebut masih diverifikasi karena laporan dari<br \/>\nlapangan terus berkembang. Sebagian korban dilaporkan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan setelah gempa<br \/>\nterjadi sekitar pukul 05.58 WITA.<\/p>\n<p>Selain evakuasi korban, <b>pembukaan akses menjadi prioritas <\/b>agar petugas dan bantuan dapat segera masuk<br \/>\nke wilayah terdampak. Pemerintah<br \/>\nmeminta kontraktor yang memiliki alat berat membantu membuka jalan yang<br \/>\ntertutup longsor maupun reruntuhan. Koordinasi juga dilakukan dengan PLN dan<br \/>\noperator telekomunikasi untuk mendukung pemulihan listrik dan komunikasi.<\/p>\n<p>Seiring penanganan di lapangan, dukungan kebutuhan dasar<br \/>\nmulai disiapkan untuk masyarakat terdampak. Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan<br \/>\nmakanan dan beras, sementara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR juga menyatakan<br \/>\nkesiapan memberikan bantuan. Dukungan helikopter turut diupayakan untuk<br \/>\nmenjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk kepedulian dan upaya memastikan kebutuhan<br \/>\nmasyarakat segera terpenuhi, sebanyak 100 paket bantuan juga disiapkan untuk<br \/>\nmasyarakat terdampak di Kabupaten Sikka. Bantuan tersebut disalurkan melalui<br \/>\nPolsek Alok untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Di tengah penanganan darurat, <b>Polda NTT juga memperkuat pengendalian informasi untuk mencegah<br \/>\nkepanikan<\/b>. Perkembangan situasi akan disampaikan melalui press<br \/>\nrelease resmi bersama Forkopimda setiap hari. Masyarakat diminta<br \/>\nmengikuti informasi dari pemerintah, BMKG, BNPB, dan lembaga berwenang serta<br \/>\ntidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.<\/p>\n<p>Seluruh langkah tersebut menunjukkan penanganan gempa<br \/>\nFlores dilakukan secara terpadu, mulai dari evakuasi korban, pendataan,<br \/>\npembukaan akses, distribusi bantuan hingga pengamanan informasi. Pemerintah<br \/>\nProvinsi NTT bersama Polda NTT dan<br \/>\nseluruh unsur terkait terus bergerak memastikan masyarakat terdampak<br \/>\nmendapatkan pertolongan secepat mungkin. Di tengah bencana, satu hal yang<br \/>\ndipastikan, masyarakat Flores tidak menghadapi situasi ini sendirian.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di VRITIMES<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, 15 Agustus 2026 \u2013 Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1304,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/54a4df26-61ca-4434-bda8-45f5187bde0e\/public","fifu_image_alt":"Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1303"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1303\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}