{"id":1275,"date":"2026-08-14T22:01:56","date_gmt":"2026-08-14T15:01:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1275"},"modified":"2026-08-14T22:01:56","modified_gmt":"2026-08-14T15:01:56","slug":"bp-tapera-tinjau-mahantas-modern-land-pekerja-muda-belum-menikah-sudah-miliki-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/?p=1275","title":{"rendered":"BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah"},"content":{"rendered":"<p>Heru menegaskan bahwa program KPR subsidi merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah pertama.\u201cJangan sampai KPR subsidi hanya dikenal untuk pekerja formal. <\/p>\n<p>BANJARMASIN, 12 AGUSTUS 2026 \u2014 Komisioner BP Tapera Heru<br \/>\nPudyo Nugroho meninjau langsung kawasan Mahantas Modern Land, perumahan subsidi<br \/>\ndan komersial di Jalan AMD XII, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, Kalimantan<br \/>\nSelatan. Kunjungan tersebut didampingi Ketua DPD REI Kalimantan Selatan H.<br \/>\nAhyat Sarbini dan Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Perbankan dan Pembiayaan<br \/>\nSyariah Royzani Sjachril.<\/p>\n<p>Dalam kunjungan tersebut, Heru melihat sejumlah rumah yang<br \/>\ntelah dihuni masyarakat sekaligus berdialog dengan penerima KPR subsidi.<br \/>\nPeninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi hunian dan manfaat<br \/>\npembiayaan perumahan bagi masyarakat.Salah satu penerima KPR subsidi yang<br \/>\nditemui adalah M. Aries Apriliadi, seorang karyawan swasta yang masih berstatus<br \/>\nsingle. Aries melakukan akad KPR pada 13 Juli 2026 dan kini telah memiliki<br \/>\nrumah sebagai tempat tinggal sekaligus aset untuk masa depan.<\/p>\n<p>Kisah Aries menjadi gambaran bahwa akses KPR subsidi juga<br \/>\ndapat dimanfaatkan pekerja muda yang belum menikah untuk mulai memiliki rumah<br \/>\nsejak dini.\u201cLuar biasa, masih muda dan belum menikah sudah berani mengambil<br \/>\nrumah. Ini investasi untuk masa depan. Daripada uang dihabiskan untuk gaya<br \/>\nhidup, lebih baik mulai dipikirkan untuk memiliki rumah,\u201d ujar Heru.<\/p>\n<p>Menurut Heru, kepemilikan rumah sejak usia muda merupakan<br \/>\nlangkah positif dalam mempersiapkan masa depan. Rumah tidak hanya berfungsi<br \/>\nsebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi aset jangka panjang.Mahantas<br \/>\nModern Land berada di kawasan dataran rendah atau rawa yang menjadi karakter<br \/>\ngeografis sebagian wilayah Banjarmasin. Kondisi tersebut membutuhkan proses<br \/>\npenyiapan dan pengurukan lahan sebelum dikembangkan menjadi kawasan hunian.<\/p>\n<p>Meski berada di kawasan dengan karakter lahan rawa,<br \/>\nrumah-rumah yang telah dibangun di Mahantas Modern Land terlihat tertata dengan<br \/>\ndesain sederhana dan modern. Sejumlah unit juga telah dihuni masyarakat.Peninjauan<br \/>\ntersebut menjadi bagian dari perhatian BP Tapera terhadap penyediaan hunian<br \/>\nyang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memperhatikan kualitas bangunan dan<br \/>\nkondisi lingkungan kawasan.<\/p>\n<p>Heru menegaskan bahwa program KPR subsidi merupakan salah<br \/>\nsatu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah<br \/>\nmemperoleh rumah pertama.\u201cJangan sampai KPR subsidi hanya dikenal untuk pekerja<br \/>\nformal. Pekerja informal juga harus mendapatkan kesempatan memiliki rumah,\u201d<br \/>\ntegasnya.Melalui sinergi BP Tapera bersama REI, pengembang, perbankan, dan<br \/>\npemerintah daerah, akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau<br \/>\ndiharapkan terus diperluas, termasuk bagi generasi muda yang mulai<br \/>\nmempersiapkan kepemilikan rumah sejak dini.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di VRITIMES<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Heru menegaskan bahwa program KPR subsidi merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1276,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/f4a4e01d-ec11-44a1-805a-7bc1a38ce949\/public","fifu_image_alt":"BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1275\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}